Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
udah lama nih ga nulis di blog setelah rutinitas sekolah, les dan aktivitas yg padat lainnya. terinspiransi dari sinetron Catatan Hati Seorang Istri (tapi menurutku itu kejadian sehari- hari yg dialami) pemeran utama nya hana yang dimainkan oleh dewi sandra sering menulis di akun blognya sendiri. saya terkagum-kagum atas kata demi kata dan kalimat yg diucapkannya, terkadang hati ini menangis melihat rintihan air mata hana yg turun secara dramatis.
oh ya bukan itu saja yang ingin saya tulis melainkan bulan ini teramat spesial buat kita semua namun kesedihan juga yg dialami oleh saudara- saudari kita yang ada di gaza. mengapa tidak di bulan suci ini semua dosa terhapuskan saja oleh keridhoan-Nya, malah itu semua terenggut dengan keegoisan bangsa zionis yg sering disebut israel, mereka sangat pengejut. kita tau adab berperang itu tidak boleh membunuh rakyat sipil termasuk ibu dan anaknya. itulah mengapa mereka sering disebut dengan IS REAL TERORISME... israel laknatullah.
peristiwa ini juga teralihkan oleh jatuhnya pesawat malaysia di ukraina, yang diduga sengaja ditembak. entah apa yg dipikirkan oleh mereka yg ingin menembak pesawat yg tak berdosa itu. begitu teganya sehingga keluarga yg sedang menantikan kedatangan meraka malah terhalang oleh waktu yg memmisahkan mereka.
dan hari ini juga penantian buat bangsa indonesia untuk mengetahui siapa presiden pilihan rakyat yang menurut mereka masing-masing layak memimpin indonesia untuk maju kedepannya lagi. semoga saja pemimpin kita lebih mensejahterahkan manusia agar tidak ada lagi pertumpahan darah di dunia ini.
Allah itu kuasa atas segala apapun, skenario allah itu indah terukur dan tepat sekali, mungkin dibalik semua peristiwa ini Ia menitipkan pesan kepada kita semua unuk selalu berlindung dan lebih mendekatkan diri kepadanya. dalam kehidupan saya juga merasakan ada sesosok orang yang tak perna saya pikirkan untuk bertemuanya kembali. namun allah telahmenghadirkannya untuk bertemu lagi. mengapa tidak rasa itupun timbul seketika, tak bisa menghapusnya dengan cepat namun seiring waktu dan tingkahnya yg membuat uk semua hati wanita tercabik-cabik dan kecewa maka rasa itupun mulai pupus dengan pelannya. saya tidak tau rencana apalagi yang ingin allah hadirkan untuk kehidupanku. hanya bisa berdoa dan mohon petunjuk yg lurus agar bisa menempuh dan melewatinya.
mungkin kalimat yang kutulis agaknya lebay namun hanya itu yang dapat saya curahkan untuk meluapkan rasa dan kejadian yg telah dialami di bulan ramadhan ini. mungkin ini bulai terspesial karna begitu banyak peristiwa terjadi.
oke.. teman sampai disini dulu tulisan dari saya, mungkin tak sebagus tulisan teman semua, dan saya masih tahap belajar unutuk mencapai kata bagus itu.. saya akhiri
wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh :)
ayu zahra ramadhani
Senin, 21 Juli 2014
Rabu, 11 September 2013
ALLAH Dulu, ALLAH Lagi, ALLAH Terus
LA TAHZA
TRUST ALLAH
ONLY ALLAH
Note : sedikit motivasi yang saya sampaikan lewat gambar ini walaupun bukan gambar sendiri tapi lihat dan cerna maknanya :)
Rabu, 23 Januari 2013
Bahasa Pemrograman
Sejarah Singkat Bahasa Komputer
Oleh karena itu, untuk dapat digunakan merancang sebuah program komputer yang dapat dioleh oleh CPU, semua bahasa pemrograman pada prinsipnya harus diubah menjadi kode-kode mesin terlebih dahulu.
Bahasa Pemrograman Generasi II
Bahasa pemrograman generasi kedua menggunakan bahasa rakitan (assembly). Sebagai pengganti kode-kode biner, digunakanlah kependekan dari kata-kata. Misalkan “MOV” untuk menyatakan “MOVE” dan JNZ yang berarti “jump non-zero”. Setiap instruksi dalam bahasa rakitan sebenarnya identik dengan satu instruksi dalam bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin mengingat perintah dalam bentuk kata-kata yang dipendekkan lebih mudah daripada mengingat deretan angka biner.
Berikut adalah contoh instruksi yang ditulis dalam bahasa rakitan akan menjadi seperti berikut:
Tampak bahwa penggunaan notasi seperti MOV AH, 02 jauh lebih mudah diingat atau dipahami daripada penulisan instruksi dalam bahasa mesin: B402 atau 1011 0100 0000 0010.
Bahasa Pemrograman Generasi III
Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural. Sebagai bahasa prosedural, pemrogram perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya. Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia, seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu di layar dan READ untuk membaca data dari keyboard.
Bahasa generasi ketiga seringkali disebut sebagai high level language disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan manusia. Beberapa contoh bahasa pemrograman yang masuk dalam kategori generasi ketiga yaitu ADA, ALGOL, C, BASIC, COBOL, FORTRAN, dan PASCAL.
Bahasa Pemrograman Generasi IV
Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat. Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional. Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access di lingkungan PC dengan mudah.
Bahasa pemrograman generasi keempat biasa disebut sebagai high level language atau bahasa berorientasi pada masalah (problem oriented language) karena memungkinkan pemakai menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada bahasa prosedural. Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan pendekatan non-prosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana mendapatkannya. Gambar di bawah ini memberikan contoh yang menunjukkan perbedaan bahasa prosedural dan non-prosedural dalam memperoleh data tentang seorang mahasiswa.
Bahasa Pemrograman Generasi V
Bahasa pemrograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa-bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kecerdasan buatan adalah disiplin dalam ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai aplikasi kecerdasan manusia adalah sebagai berikut:
* Pemrosesan bahasa alami (natural language processing), yakni mengatur komputer agar bisa berkomunikasi dengan manusia melalui bahasa manusia (Indonesia, Inggris, Spanyol, Prancis, dan sebagainya).
* Pengedalian robotika dan sensor mata.
* Aplikasi sistem pakar (expert system) yang meniru seorang pakar di bidang tertentu sehingga bisa menghasilkan nasehat atau pemikiran yang setara dengan seorang pakar.
Dengan menggunakan bahasa generasi kelima dimungkinkan untuk melakukan perintah dengan cara percakapan seperti berikut:
“Tampilkan semua nama mahasiswa yang IPK-nya di atas 3,0 dan urutkan berdasarkan IP secara descending”
PROLOG dan LISP merupakan dua contoh bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan.
Berdasarkan catatan sejarah, bahasa komputer mulai dikenal dan dikembangkan orang sejak penemuan komputer digital, yaitu sekitar tahun 1940-an. Pada akhir 1950-an bahasa komputer yang termasuk assembly language mulai dikembangkan seiring dengan munculnya komputer-komputer untuk keperluan komersil. Salah satu bahasa komputer yang termasuk bahasa komputer pertama adalah Fortran (singkatan dari formula translation). Bahasa komputer ini dibuat oleh John Backus sekitar awal 1950-an hingga awal 1960-an.
Setelah itu, beberapa bahasa komputer lain dengan berbagai penyempurnaan mulai banyak dikembangkan, misalnya COBOL (Common Business Oriented Language) yang dibuat oleh Grace Hopper, LISP (singkatan dari List Processing) yang dibuat oleh John McCarthy. Di akhir 1960-an, muncul bahasa komputer yang dikenal dengan SIMULA dan selama kurun waktu 1970-an perkembangan bahasa komputer semakin pesat. Pada saat itu beberapa bahasa komputer yang terkenal antara lain ALGOL, BASIC, PASCAL, C, dan Ada. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahasa komputer juga turut mengalami perkembangan dengan pesat, sehingga bahasa komputer yang ada sekarang ini, seperti JAVA, C++, Visual Basic, Delphi, SQL dan bahasa-bahasa komputer lainnya dapat digunakan dengan mudah oleh programer.
Bahasa pemrograman menggunakan bahasa atau kata-kata unik yang menjadi kode untuk menjalankan perintah tertentu pada komputer. Contoh bahasa pemrograman antara lain adalah Turbo Pascal, Fortran, Clipper, dBase, Delphi, Visual Basic, Cobol, Turbo C++, dan lain-lain. Bahasa pemrograman memuat serangkaian perintah yang membentuk software tertentu. Pada dasarnya, CPU komputer mempunyai sejumlah perintah terbatas yang dikenal dengan kode mesin (machine code). Kode mesin inilah yang berperan sebagai bahasa untuk mengkomunikasikan data komputer. Dalam hal ini, CPU hanya dapat memahami bahasa mesin tersebut dan tidak dengan bahasa lainnya.
Oleh karena itu, untuk dapat digunakan merancang sebuah program komputer yang dapat dioleh oleh CPU, semua bahasa pemrograman pada prinsipnya harus diubah menjadi kode-kode mesin terlebih dahulu.
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
- Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
- Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kodemnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
- Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
- Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.
Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.
Bahasa Pemrograman Generasi I
Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin. Program disusun dengan menggunakan bahasa mesin. Tentu saja program generasi ini sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram. Pemrogram harus benar-benar menguasai operasi komputer secara teknis. Namun bahasa generasi ini memberikan eksekusi program yang sangat cepat. Selain itu, bahasa mesin sangat bergantung pada mesin (machine dependent), artinya, bahasa mesin antara satu mesin dengan mesin lainnya akan berbeda.
Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin. Program disusun dengan menggunakan bahasa mesin. Tentu saja program generasi ini sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram. Pemrogram harus benar-benar menguasai operasi komputer secara teknis. Namun bahasa generasi ini memberikan eksekusi program yang sangat cepat. Selain itu, bahasa mesin sangat bergantung pada mesin (machine dependent), artinya, bahasa mesin antara satu mesin dengan mesin lainnya akan berbeda.
Bahasa Pemrograman Generasi II
Bahasa pemrograman generasi kedua menggunakan bahasa rakitan (assembly). Sebagai pengganti kode-kode biner, digunakanlah kependekan dari kata-kata. Misalkan “MOV” untuk menyatakan “MOVE” dan JNZ yang berarti “jump non-zero”. Setiap instruksi dalam bahasa rakitan sebenarnya identik dengan satu instruksi dalam bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin. Bahasa ini sedikit lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin mengingat perintah dalam bentuk kata-kata yang dipendekkan lebih mudah daripada mengingat deretan angka biner.
Berikut adalah contoh instruksi yang ditulis dalam bahasa rakitan akan menjadi seperti berikut:
Tampak bahwa penggunaan notasi seperti MOV AH, 02 jauh lebih mudah diingat atau dipahami daripada penulisan instruksi dalam bahasa mesin: B402 atau 1011 0100 0000 0010.
Bahasa Pemrograman Generasi III
Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural. Sebagai bahasa prosedural, pemrogram perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya. Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia, seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu di layar dan READ untuk membaca data dari keyboard.
Bahasa generasi ketiga seringkali disebut sebagai high level language disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan manusia. Beberapa contoh bahasa pemrograman yang masuk dalam kategori generasi ketiga yaitu ADA, ALGOL, C, BASIC, COBOL, FORTRAN, dan PASCAL.
Bahasa Pemrograman Generasi IV
Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat. Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional. Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access di lingkungan PC dengan mudah.
Bahasa pemrograman generasi keempat biasa disebut sebagai high level language atau bahasa berorientasi pada masalah (problem oriented language) karena memungkinkan pemakai menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada bahasa prosedural. Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan pendekatan non-prosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana mendapatkannya. Gambar di bawah ini memberikan contoh yang menunjukkan perbedaan bahasa prosedural dan non-prosedural dalam memperoleh data tentang seorang mahasiswa.
Bahasa Pemrograman Generasi V
Bahasa pemrograman generasi kelima merupakan kelompok bahasa-bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kecerdasan buatan adalah disiplin dalam ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Berbagai aplikasi kecerdasan manusia adalah sebagai berikut:
* Pemrosesan bahasa alami (natural language processing), yakni mengatur komputer agar bisa berkomunikasi dengan manusia melalui bahasa manusia (Indonesia, Inggris, Spanyol, Prancis, dan sebagainya).
* Pengedalian robotika dan sensor mata.
* Aplikasi sistem pakar (expert system) yang meniru seorang pakar di bidang tertentu sehingga bisa menghasilkan nasehat atau pemikiran yang setara dengan seorang pakar.
Dengan menggunakan bahasa generasi kelima dimungkinkan untuk melakukan perintah dengan cara percakapan seperti berikut:
“Tampilkan semua nama mahasiswa yang IPK-nya di atas 3,0 dan urutkan berdasarkan IP secara descending”
PROLOG dan LISP merupakan dua contoh bahasa pemrograman yang ditujukan untuk menangani kecerdasan buatan.
Selasa, 01 Januari 2013
sedikit coretan
assalamualaikum teman-teman yg baik dan budiman bisa meluangkan waktunya untuk membaca blog saya :). oke,kali ini saya akan bercerita saja ya.. liburan tahun ini penuh makna bagi saya karna bisa kumpul bareng keluarga besar selain ituya bisa sharing lah sama orang tua.tak terlupakan juga bisa kumpul sama temen lama di mts ya walaupun sebagian kecil dari mereka namun aku tetap senang. nah di bulan januari ini aku ulang tahun loh yang ke-15,alhamdulillah allah masih memberikan ku nafas hingga aku bisa menginjak di usia ini. tak banyak wish dari ku, aku cuma mau doa ku didengar oleh allah swt. semoga saja ada teman" ku yg ingat hari ulang tahunku. agak sulit beradaptasi di kehidupan sma ini tapi tetap ku jalani dengan ridho allah swt. Lingkungan sekolah ku yg baru ini banyak mengubah pola pikir ku. ya temasuk berhijab. dulu sebenarnya aku tak mengerti arti jilbab yang sesungguhnya setelah dijelaskan panjang lebar ku teguhkan hati ku untuk memakai hijab yg diwajibkan allah.sedih sekali rasanya melihat teman" ku yg diluar belum tersentuh hatinya untuk memakai jilbab. ya semoga allah segera mengetuk hati mereka semua. oke mungkin hanya itu cerita dari saya.akhirul kalam. wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :)
Senin, 03 Desember 2012
Langganan:
Komentar (Atom)









